|
Puncak Dies Natalis ke-5 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Bali diadakan Senin (10/5) kemarin bertempat di Convention Hall Stikes Bali. Puncak HUT dipadati dengan penandatanganan MoU Internasional dengan Curtin University Australia, kurikulum internasional dan Yayasan Bima Mandiri Asia untuk pelatihan bahasa Jepang pengiriman tenaga kerja lulusan Stikes Bali ke Jepang. Juga di tanda tangani kerja sama program internasional dengan BCNNV berupa Thai Massage.
Dalam lima tahun Stikes Bali telah menyelenggarakan pendidikan tinggi di bidang kesehatan dengan 3 program studi, yaitu: Sarjana Keperawatan Ners, Diploma III Keperawatan dan Diploma III Kebidanan. Stikes Bali dari tahun ke tahun mendapat kepercayaan yang sangat tinggi dari masyarakat. Perkembangan pesat Stikes Bali dibuktikan dengan jumlah mahasiswa aktif di kelas reguler dan kelas konvensi sampai tahun ajaran 2009-2010 sebanyak 1596 orang di ketiga program studi. Bahkan ketiga program studi tersebut sudah terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Tinggi (BAN-PT).
Prestasi dan keberhasilan Stikes Bali dalam melahirkan SDM yang berkualitas di bidang kesehatan tidak terlepas dari kerjasama dengan institusi lain diantaranya RS Sanglah, 7 RSUD di kabupaten-kota di Bali, 2 RS bersalin, Fakultas Kedokteran Unud, Fakultas MIPA Unud dan Poltekkes Denpasar, Dinas Kesehatan Kabupaten Badung, Dinas Kesehatan Kota Denpasar, dan Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan. Stikes Bali juga menjalin kerjasama dengan institusi internasional seperti Praboromarajhanok Institute Minstry of Public Health Bangkok, Boromarajonani Colege of Nursing Noparat Vajira (BCNNV) Bangkok dalam bidang pertukaran mahasiswa ataupun dosen serta bidang penelitian.
Ketua Stikes Bali Drs. I Ketut Widia, BN.Stud., M.M. menyatakan hingga saat ini lulusan dari prodi kebidanan dan keperawatan tak ada yang menganggur. Semua digunakan oleh unit kesehatan pemerintah dan masyarakat. Stikes Bali didukung oleh sarana lab keperawatan dan kebidanan, lab komputer dan internet, perpustakaan, dan Wi-fi. Selain itu juga memiliki lab unit kegawatdaruratan, jiwa, mathernitas, komunitas, bayi dan anak dan lab bahasa Jepang dan Inggris. Termasuk areal parkir 52 are. Semua itu pas dengan tema dies natalis ''Stikes tingkatkan kualitas pendidikan yang berdaya saing nasional dan internasional.
Menariknya, di puncak dies natalis diwarnai perpaduan tari Bali dan tari Thailand yang dibawakan 14 mahasiswa BCNNV Bangkok yang melakukan pertukaran mahasiswa di kampus ini hingga 30 Mei 2010. Wakil BCNNV Gitipong Pinichpon pun terharu dengan kehadirannya di Stikes Bali yang disambut dengan gembira.
Pada acara itu disampaikan orasi ilmiah oleh Ida Pedanda Gede Made Gunung. Ida Pedanda menekankan kualitas pelayanan kesehatan ditentukan oleh kesadaran, ketulusan dan pengabdian, maka bekerjalah sebagai pelayan Tuhan. Ketua YP3LPK Bali Drs. Ida Bagus Arka sepakat dengan Ida Pedanda Made Gunung, betapa pentingnya bekerja penuh senyum. Inilah yang ia sebut pendidikan karakter. Untuk itu diperlukan sentuhan agama, budaya dan budi pekerti. Makanya Stikes Bali maju selangkah mencetak lulusan untuk pasar internasional.
Saat acara juga diserahkan izin perpanjangan D-3 Keperawatan oleh Koordinator Kopertis Wilayah VIII Prof. DR. Baharuddin AB dan penghargaan kepada tokoh yang berjasa ikut mengembangkan Stikes Bali. Baharuddin ikut bangga melihat perkembangan Stikes Bali saat ini, termasuk kerja sama internasionalnya. Sementara Gubernur Bali dalam sambutannya yang dibacakan Kadiskes Bali dr. Nyoman Suteja, M.P.H. mengajak jajaran Stikes Bali terus meningkatkan diri dalam memberi pelayanan menuju Bali Mandara.
|